Ngetos, Kuncir-Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1446 Hijriah tahun 2024 Masehi, Ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Kuncir, Sulistriani bersama Jamaah Pengajian Desa Kuncir mengadakan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim di Pendopo Balai Desa Kuncir, Selasa (16/72024).
Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Kuncir, pengurus TP PKK Desa, anggota Jamaah Pengajian Rutinan Desa Kuncir, dan anak-anak yatim.
Dalam sambutannya, Sulistriani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang terhadap anak-anak yatim, terutama di momen 10 Muharram yang penuh berkah ini.
“Semoga barokah di hari 10 Muharram ini mengalir kepada kita semua. Barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura (10 Muharram), niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya. Amin,” kata Sulistriani.

Santunan atau sedekah kepada 20 anak yatim ini, diharapkan Sulistriani, dapat membantu meringankan beban mereka. Berbagi rezeki kepada sesama ini, semoga menjadi ladang amal kita bersama, ungkapnya. “Dan semoga menjadi berkah bagi kita semua," sambungnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Kuncir melalui Sekretaris Desa Kuncir, Andy Dwi Widya Hartono mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar dapat dilakukan secara berkelanjutan.
"Saya harap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu peduli terhadap sesama. Kepada adik-adik kita, anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan pemberian santunan anak yatim ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang perlu terus dilestarikan." tutur Andy.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim. Masing-masing anak yatim menerima santunan berupa uang tunai.
Anak-anak yatim yang menerima santunan tampak senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih bu, terima kasih,” sahut anak-anak yatim sembari mencium tangan.

Lantunan sholawat mengiringi menambah haru dan khidmat acara santunan anak yatim. Acara pemberian santunan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pengasuh Jamaah Pengajian Rutinan Desa Kuncir.